contoh karya tulis ilmiah

PENGESAHAN

Karya tulis ini telah di setujui dan di syahkan oleh pembimbing sebagai
Syarat untuk mengikuti Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional (UN) pada
SMA Islam Ta’allumul Huda Bumiayu Tahun pelajaran 2011/2012, pada:

Hari :
Tanggal :
Tempat :

Dengan demikian Karya Tulis ini dapat di gunakan sebagai salah satu syarat
Untuk mengikuti Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasaional (UN) di SMA Islam Ta’allumul Huda Bumiayu Tahun pelajaran 2011/2012

Bumiayu, 2011

Mengetahui
Kepala SMA Islam T.Huda Guru Pembimbing
Bumiayu

Drs, Mungal Purnomo Neneng Kartini, S.Pd

MOTTO

 Disiplin adalah ruh dari sebuah kecerdasan,Disiplin bisa mengantarkan semua orang meraih kesuksesan dan harga diri yang tinggi
 Kegagalan bukan berarti kehancuran,tetapi jadikanlah kegagalan itu sebagai batu loncatan menuju kesuksesan ( Phytagoras )
 Jangan berharap apa apa dalam mengusahakan sesuatu, bertekunlah meskipun tiada sukses ( ewijger )

PERSEMBAHAN

Karya tulis ini dipersembahkan kepada :
1. Ayah dan Ibu tercinta yang telah memberikan dorongan dalam belajar
2. Bapak Drs. Mungal Purnomo selaku Kepala Sekolah SMA Islam Ta’allumul Huda
3. Ibu Neneng Kartini,S.Pd selaku guru pembimbing
4. Bapak H. Muhammad Dhofir,S.Pd selaku Wali kelas XII IPA
5. Bapak / Ibu guru serta karyawan SMA Islam Ta’allumul Huda
6. Teman – teman dan adik – adik kelas X dan XI SMA Islam Ta’allumul Huda

KATA PENGANTAR

Assalamua’laikum Wr.Wb
Pertama-tama penulis memanjatkan syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan Hidayah-Nya, sahingga penulis dapat menyusun Karya Tulis ini yang berjudul “ Usaha Beternak Ayam Bumi Indah Desa Penggarutan Kaligadung Kecamatan Bumiayu”.
Adapun maksud dan tujuan dari laporan karya tulis ini adalah sebagai syarat untuk mengikuti Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional (UN) pada SMA Islam Ta’allumul Huda Bumiayu Tahun Pelajaran 2011/2012.
Disamping itu, penulis juga menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkenan membatu, mendorong dan memberi petunjuk dalam penyusunan karya tulis ini.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan Rahmat-Nya kepada beliau semuanya.
Terutama yang terhormat,
1. Kedua orang tua yang telah memberikan dorongan baik moral maupun spiritual.
2. Bapak Drs. Mungal Purnomo selaku kepala SMA Islam Ta’allumul Huda Bumiayu yang telah memberikan izin untuk melakukan wawancara.
3. Ibu Neneng Kartini, S.Pd selaku Guru pembimbing.
4. Bapak H. Mukhammad Dhofir, S.Pd selaku wali kelas XII IPA yang telah memberikan motivasi.
5. Bapak/Ibu guru serta karyawan SMA Islam Ta’allumul Huda.
6. Bapak H.Bintoro selaku pemilik usaha ternak ayam petelur yang telah mengizinkan untuk melakukan wawancara dan observasi.
7. Semua pihak yang mendukung dalam penulisan karya tulis ini.
Akhirnya penulis mengharap atas kritik-kritik yang membangun, agar dalam penyusunan dan penulisan-penulisan berikutnya akan lebih baik dan bermutu.
Penulis berdoa semoga karya tulis ini bermanfaat bagi diri penulis dan bagi pembaca yang budiman.
Wassalamua’laikum Wr.Wb
Bumiayu, 2011

Penulis

DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL …………………………………………………………… i
HALAMAN PENGESAHAN ……………………………………………………ii
HALAMAN MOTTO ……………………………………………………………iii
HALAMAN PERSEMBAHAN …………………………………………………iv
KATA PENGANTAR ……………………………………………………………v
DAFTAR ISI ………………………………………………………………………vi
BAB I PENDHULUAN
1.1 Alasan Pemilihan judul ……………………………………………………….
1.2 Tujuan Penulisan………………………………………………………………
1.3 Metode Penulisan ……………………………………………………………….
1.4 Pembatasan Masalah …………………………………………………………….
1.5 Sistematika Penulisan …………………………………………………………….
BAB II LANDASAN TEORI
2.1 Sejarah berdirinya peternakan ……………………………………………………….
2.2 Lokasi ………………………………………………………………………………
2.3 Kandang ………………………………………………………………………………
2.4 Jenis ayam dan Makanan …………………………………………………………….
2.5 Penghasilan dan Pemasaran …………………………………………………………..
2.6 Kendala – kendala …………………………………………………………………….
BAB III BETERNAK AYAM PETELUR
3.1 Perencanaan ……………………………………………………………………
3.2 Perkandangan …………………………………………………………………..
3.3 Makanan ………………………………………………………………………….
3.4 Pemasaran …………………………………………………………………………
3.5 Pengelolaan ……………………………………………………………………….
BAB IV JENIS PENYAKIT DAN PENYEMBUHANNYA
4.1 Tetelo ……………………………………………………………………………
4.2 Gumboro ………………………………………………………………………..
4.3 Marek …………………………………………………………………………..
4.4 Pilek Ayam ……………………………………………………………………..
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan …………………………………………………………………..
5.2 Saran ……………………………………………………………………………..
DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………..
LAMPIRAN ……………………………………………………………………….

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Alasan Pemilihan judul
Banyak pekerjaan yang tak mungkin semua orang bisa melakukannya apalagi di daerah pedesaan tentunya.Namuntidak demikian, bekerja di pedesaan sangatlah bagus dan peluang dalam lapangan pekerjaannya pun cukup di cari, apalagi bekerja dengan cara membuka usaha sendiri , seperti usaha beternak ayam petelur, yang merupakan hal yang sangat mudah bila di tekuni secara telaten dan bersungguh – sungguh, apalagi telur yang di hasilkan bias mencapai batas dalam pemenuhan kehidupan sehari – hari terutama penuhan gizi dan protein khususnya untuk wilayah pedesaan .
Dengan melihat fenomena tersebut penulis mengambil judul karya tulis ini,dangan judul “Usaha beternak ayam petelur Bumi indah Desa Penggarutan Kaligadung Kec. Bumiayu”

1.2 Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan karya tulis ini, sebagai berikut :
1) Untuk memenuhi sebagai persyaratan dalam mengikuti Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional (UN)
2) Untuk memberikan informasi, pengetahuan serta wawasan kepada pembaca tentang wirausaha beternak Ayam petelur
3) Mengenal cara beternak ayam petelur dan bagaimana cara merawatnya
4) Sebagai proses melatih diri dalam menulis sesuatu yang kongkret / nyata serta latihan memperluas pengetahuan dalam berbahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan Ejaan yang di sempurnakan

1.3 Metode Penulisan
Dalam penulisan ini penulis menggunakan metode :
1. Metode interview
Metode interview adalah metode yang di lakukan dengan wawancara .
Penuis mengadakan wawancara dengan pemilik peternakan Ayam Bapak H. Bintoro yang di wakilkan oleh Bapak Wiyarso selaku kepala karyawan .
2. Metode Observasi
Metode obsevasi adalah metode yang di lakukan dengan cara mengadakan pengamatan langsung pada peternakan Ayam petelur PAM Bumi Indah .
3. Metode Pustaka
Metode pustaka adalah meode yang di lakukan dengan cara mencari informasi terlebih dahulu .

1.4 Pembatasan Masalah
Pembatasan masalah dalam penulisan karya tulis ini di batasi antara lain :
1. sejarah berdirinya peternakan
2. Hal – hal yang perlu di perhatikan dalam beternak ayam petelur
3. Kendala – kendala yang harus di hadapi dalam beternak ayam petelur

1.5 Sistematika Perumusan
BAB I PENDHULUAN
1.1 Alasan Pemilihan judul
1.2 Tujuan Penulisan
1.3 Metode Penulisan
1.4 Pembatasan Masalah
1.5 Sistematika Penulisan

BAB II LANDASAN TEORI
2.1 Sejarah berdirinya peternakan
2.2 Lokasi
2.3 Kandang
2.4 Jenis ayam dan Makanan
2.5 Penghasilan dan Pemasaran
2.6 Kendala – kendala
BAB III BETERNAK AYAM PETELUR
3.1 Perencanaan
3.2 Perkandangan
3.3 Makanan
3.4 Pemasaran
3.5 Pengelolaan
BAB IV JENIS PENYAKIT DAN PENYEMBUHANNYA
4.1 Tetelo
4.2 Gumboro
4.3 Marek
4.4 Pilek Ayam
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
5.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Sejarah berdirinya peternakan
Usaha Ayam petelur ini adalah milik Bapak H. Bintoro.
Petenakan ini merupakan peternakan Ayam petelur pertama di Bumiayu yaitu pada tahun 1986.
Awalnya usaha ternak ayam petelur ini hanya mempunyai beberapa kandang dengan jumlah Ayam yang sedikit, tetapi usaha ini akhirnya bisa berkembang dengan bertambahnya jumlah pembeli dari daerah sekitar maupun daerah – daerah lain hingga sampai sekarang ini usahanya berhasil dan jumlah kandang sekarang menjadi 19 dengan jumlah karyawan 20 orang . Usaha ternak Ayam petelur ini termasuk masih dalam golongan kecil , karena masih ada usaha ternak Ayam petelur lain yang lebih maju .

2.2 Lokasi
Usaha ternak Ayam petelur milik Bapak H . Bintoro , terletak di daerah dukuh Kaligadung , Desa Penggarutan tepatnya di pinggir jalan yang tidak terlalu dekat dengan pemukiman penduduk . Hail ini di maksudkan agar warga sekitar tidak merasa terganggu dengan adanya usaha ternak Ayam petelur tersebut .
Adapun faktor lain yang mendukung dalam penentuan lokasi peternakan antara lain :
1. Dekat dengan sumber air , terutama sumber air bersih yang langsung dari sumur sehingga bebas polusi .
2. Jauh dari keramaian ,kebisingan dan kegaduhan .
3. Daerah pemasaran hasil produksi terjangkau
4. Lokasi aman untuk hidup Ayam
5. Sarana produksi mudah di dapatkan

2.3 Kandang
Jumlah kandang usaha ternak Ayam petelur untuk saat ini ada 19 yang terletak tidak terlalu jauh satu sama lain . Luas kandang 40 x 3,2 meter dengan bentuk kandngnya memanjang yang terbuat dari anyaman bambu yang renggang , kemudian kotoran Ayam akan langsung jatuh ke tanah yang kemudian akan di kumpulkan menjadi satu dan biasanya ada petugas dari luar yang mengangkutnya . Jika di lihat dari letak lantai yang berada di atas kandang , model ini di sebut batteray .Di dalamnya terdapat dua pipa terbuka yang buasanya di gunakan sebagai tempat makanan dan minuman Ayam tersebut.
Kandang di bersihkan setiap 3 kali dalam seminggu dengan di lakukan penyemprotan , hal ini di maksudkan agar kandang tetap higienis dan kemungkinan terjadi penyakit Ayam dapat di cegh dan di hindari .

2.4 Jenis Ayam dan Makanan
Dalam memproduksi telur jenis Ayam yang ternakan hanya betina karena Ayam jantan tidak dapat memproduksi telur . Di peternakan ini ayam sejak masih berumur muda sampai menjelang ayam betelur harus di beri vaksin secara bertahap , hal ini yang menyebabkan ayam betelur tanpa adanya perkawinan .
Adapun nama jenis ayam yang di ternakan yaitu Ayam Isabrown dengan jumlahnya sampai sekarang ada 1500 – 1700 ekor per kandang atau ± 24.000 ekor .
Umur 20 atau 19 minggu Ayam sudah cukup untuk menghasilkan telur , tetapi pada umur 80minggu tidak dapat betelur sehingga Ayam tersebut di jadikan sebagai Ayam potong .
Dalam pemberian makanan biasanya di lakukan 2 kali sehari dalam sehari, yaiti pukul 08.00 dan pukul 13.00 WIB setelah waktu istirahat . Makanan yang di berikan berupa 50 % jagung , 16 % katul , dan 34 % konsentrat kemudian di campur menjadi satu dalam dalam wadah . Di dalam konssentrat terdapat kandungan yang dapat mengakibatkan Ayam menghasilkan telur .

2.5 Penghasilan dan Pemasaran
Karena peternakan ini termasuk golongan kecil , telur yang di hasilkan perhari hanya ± 1150 kg dari 24.000 ekor ayam .
Pemilik memasarkan telur Ayam hanya dengan dua cara , yaitu :
1. Jika ada pembeli yang ingin menjual kembali dapat membelinya dengan dating ke tempat tersebut .
2. Pemasaran dapat di lakukan dengan pembelian Ayam , namun di bayarkan dengan telur
Wilayah atau daerah pemasaran telur ini antara lain ;
Purwokerto , Purbalingga dan Larangan Brebes .

Kendala – kendala
Adapun kendala untuk memproduksi telur Ayam , yaitu :

1. Penurunan Produksi Telur
Adapun beberapa akibat yang menyebabkan turunnya produksi telur,antara lain :
a. Pergantian musim
b. Keadaan cuaca
c. Akibat terjadinya vaksinisasi

2. Penyakit
Penyakit yang sering tejadi di peternakan ini adalah :
a. Kolera
Kolera merupakan jenis penyakit yang menyababkan ayam sering mengeluarkan kotoran , cara pengobatannya yaitu dengan memberikan morsasin .
b. Gumboro
Gumboro terjadi pada Ayam dengan gejala bintik – bintik merah , hidung tersumbat , Ayam mengantuk lalu mati mendadak .
Cara pengendaliannya dengan memberi vaksin dan cara pengobatannya dengan memberikan gula merah pada Ayam .

BAB III
BETERNAK AYAM PETELUR

Perencanaa
Langkah awal yang di lakukan oleh calon peternak Ayam adalah merencanakan usaha , karena calon peternak Ayam dapat mengetahui masa depan dan keadaan usaha peternakan Ayam .
Adapun langkah yang dapat di lakukan dalam perencanaan usaha , antara lain :
1. Survei Harga
Di maksudkan untuk menghitung semua biaya yang akan di keluarkan dan semua pemasukan yang di harapkan dari usaha peternakan
.
2. Penentuan Lokasi
Beberapa faktor dalam penentuan lokasi peternakan, antara lain:
a) Iklim yang mendukung produktifitas Ayam
b) Keadaan tanah yang baik
c) Tidak mengganggu ketenangan , ketertiban dan kebersihan

3. Perencanaan tata laksana
Merupakan suatu perkiraan untuk mengatur usaha peternakan , sehingga kelangsungan usaha tetap terjamin , sedangkan macam dan bentuk tata laksana yang harus di lakukan oleh peternak Ayam, antara lain :
1. Tata laksana pakan
2. Tata laksana kesehatan
3. Tata laksana pemeliharaan
4. Tata laksana peremajaan ,perkawinan dan pementasan
5. Tata laksana pemasaran

4. Rencana dan jadwal kegiatan
Merupakan suatu perkiraan terhap langkah – langkah yang akan di tempuh dalam mendirikan suatu usaha peternakan .

Perkandangan
Kontruksi kandang serasi, harus ada :
1. Ventilasi cukup
2. Dinding depan terbuka dari bilah – bilah bambu ,sehingga kandang cukup mendapatkan sinar matahari pagi
3. Alas kandang di tutup dengan hamburan penutup lantai yang terdiri dari 3 bagian pasir,2 bagian kapur yang di campur rata .

Makanan
Dalam penyusunan ransum perlu di perhatikan beberapa hal , antara lain :
1. Daftar Harga dari makanan
2. Bahan makanan yang berkualitas tinggi, kondisi baik dan tidak busuk, bahan mudah di dapat dan di beli, sehingga susunan ransum tidak di ubah – ubah .
3.4 Pemasaran
Pemasaran di lihat dari skala usaha di bagi menjadi 2, yaitu :
1. Skala usaha besar
Bagi peternak yang bermodal besar akan dapat memotong jalur pemasaran dengan cara menjual langsung ke toko – toko besar atau di ekspor

2. Skala usaha kecil
Bagi peternak yang bermodal kecil, pemasarannya condong melalui pengecer atau langsung ke konsumen .

3.5 Pengelolaan
Pengelolaan Ayam petelur yang baik adalah sangat penting untuk memperoleh tingkat produksi telur yang tinggi . Beberapa pedoman ini dapat membantu dalam mensukseskan pertumbuhan dan perkembangan ayam petelur selama masa pertumbuhannya :
1. Ruangan
Untuk setiap 100 Ayam petelur harus memiliki ruang antara 25 m² sampai 100 m².Sediakan 0,2 sampai 0,3 m² per Ayam apabila di biarkan tumbuh di luar kandang.
2. Makanan
Sediakan pakan penumbuh (growing mash) yang baik di depan ayam sepanjang waktu. Pakan yang komplit dari pabrik biasanya telah mengandung semua nutrisi yang di perlukan. Pengoplosan pakan dengan menambahkan pakan dari luar (mislnya jagung) dapat menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan yang pada akhirnya hasil yang di peroleh akan mengecewakan.
3. Air
Pada pertumbuhannya Ayam petelur akan banyak minum dan membutuhkan banyak air untuk menjaga pertumbuhan yang normal. Air harus tetap segar dan dingin. Air mancur di jaga agar senantiasa dalam keadaan yang baik dan selalu di bersihkan setiap hari.
4. Peneduh
Pada musim panas, Ayam petelur akan merasa lebih nyaman apabila di beri tempat meneduh.
5. Pisahkan Ayam petelur muda dari yang lebih tua
Ini akan menolong dan mengurangi kemungkinan terjadinya penyebaran penyakit dan induk Ayam yang lebih tua ke yang lebih muda .
6.Tempat berteduh
Sediakan satu tempat berteduh yang berukuran 3 x 4 meter untuk tiap 100 sampai 125 Ayam petelur.
7. Pencegahan Parasit
Ayam petelur dapat terkena penyakit cacing, sebagaimana di kemukakan sebelumnya, terdapat sejumlah obat yang di pergunakan untuk mencegah parasit pada Ayam yang datangnya dari dalam. Dengan pengelolaan dan sanitasi yang baik dapat mengurangi terjangkitnya parasit. Periksalah beberapa Ayam petelur dari waktu ke waktu untuk parasit yang datangnya dari luar seperti kutu Ayam .

8. Lindungi dari musuhnya
Yakinkan bahwa binatang pemangsa tidak dapat memasuki bangunan tempat Ayam tidur di malam hari.
Saat Ayam petelur sedang tumbuh adalah saat yang paling baik untuk membentuk berat tubuhnya yang baik, kuat dan penuh vitalitas. Saat yang paling kritis selama hidupnya Ayam petelur adalah selama msa pertumbuhannya. Apabila anda menginginkan Ayam yang memberikan keuntungan, maka perhatikan bahwa mereka berkembang dengan baik selama masa pertumbuhannya.

BAB IV
JENIS PENYAKIT DAN PENCEGAHANNYA

4.1 Tetelo / New Castle Disease (NCD)
Penyakit ini di sebabkan oleh virus, salah satu jalan penyembuhannya yaitu dengan memberikan vaksin ke dalam tubuh Ayam. Jenis vaksinnya adalah :
Vaksin Strain F, Vaksin Strain K atau Latosa .

4.2 Gumboro
Penyakit ini sering di sebut penyakit AIDS Ayam, karena merusak sistem kekebalan tubuh. Cara pengendaliannya dengan memberi vaksin. Jenis vaksinnya adalah Gumboro Vaccin Nobilis (intervet), Bursvac (sterwin lab) da dervat

4.3 Marek (Leukosit Arutu)
Gejalanya terjadi kepincangan, sayap menggantung, sempoyongan, kurus, pucat dan lemah . pengendaliannya yaitu dengan vaksinasi dan sanitasi, kandang serta lingkungan. Jenis vaksinasinya adalah FC 126, Lyo Marek, Morimline, sterwin,HVT dan Marblem

4.4 Pilek Ayam
Ayam yang menderita penyakit ini mengalami pembengkakan dan busung pada muka dan mata serta rongga hidung mengeluarkan lendir kental yang lengket dan berbau busuk. Ayam yang terserang penyakit ini dapat di obati dengan pemberian Sulfadimex, Tosin, Sulfatiosol, Streptoisin atau anti biotic lainnya

BAB V
PENUTUP

5.1 Kesimpulan
1. Hal – hal yang perlu di perhatikan dalam beternak ayam, antara lain :
a) Perencanaan Usaha
b) Penentuan Lokasi
c) Pemberian Makanan
d) Pemasaran
e) Pengelolaan
2. Penurunan produksi telur Ayam dapat di akibatkan oleh :
a) Pergantian Musim
b) Keadaan Alam
c) Akibat terjadinya vaksinasi
d) Penyakit

5.2 Saran
Penulis cukup salut akan hasil peternakan Ayam petelur yang cukup baik, dan mendapat tanggapan baik dari pihak konsumen.
Namun di samping itu, sesuai dengan penelitian penulis, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan / di perbaiki, antara lain :
1. Untuk meningkatkan produktivitas Ayam petelur hendaknya di pelihara secara baik, yaitu dengan perbaikan tata laksana pakan, tata laksana kesehatan, tata laksana peremajaan, perkawinan dan penentasan
2. Supaya hasil produksi meningkat, maka faktor tenaga kerjanya harap di penuhi, terutama tenaga kerja untuk membuat pakan Ayam yang keadaannya masih dengan metode pengoplosan manual.
3. Disamping dalam proses pemasaran telur Ayam, usahakan objek yang di pasarkan sampai ke interlokal
4. Hendaknya pemerintah ikut memberikan penyuluhan tentang cara beternak Ayam petelur.

DAFTAR PUSTAKA

1.Khoerunnisa.2008.Usaha Ternak Ayam Petelur.SMA Islam Ta’allumul Huda Bumiayu
2.Imanah.1992.Pemeliharaan Ayam.Pekalongan : Bahagia
3.http // id wikipedia.org / wiki / Peternakan Ayam
4.http // http://www.scribd.com // doc / 32242935. Ilmu Ternak Unggas

USAHA BETERNAK AYAM PETELUR
BUMI INDAH
DESA PENGGARUTAN KALIGADUNG KEC. BUMIAYU

KARYA TULIS
Di susun dalam rangka memenuhi tugas Sekolah sebagai syarat
Untuk mengikuti Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah
(US) pada Sekolah Menengah Atas (SMA)
Islam Ta’allumul Huda Bumiayu
Tahun Pelajaran 2011/2012

Di susun oleh :
Nama : DINI MUSHOFA
Kelas : XII IPA
NIS : 4167

YAYASAN WAKAF PERGURUAN TA’ALLUMUL HUDA
SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)
ISLAM TA’ALLUMUL HUDA
BUMIAYU
2011

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s